Analisis kesejahteraan dan ketahanan ekonomi rumah tangga perempuan buruh harian lepas
-
Published: August 30, 2024
-
Page: 17-24
Abstract
Keterlibatan perempuan buruh harian lepas dalam perekonomian rumah tangga menjadi isu penting dalam konteks wilayah dengan tingkat kemiskinan dan keterbatasan pendidikan yang tinggi. Penelitian ini bertujuan memahami bagaimana perempuan buruh harian lepas memaknai perannya dalam pemenuhan kebutuhan rumah tangga serta bagaimana keterlibatan tersebut berkontribusi terhadap kesejahteraan dan ketahanan ekonomi keluarga. Persoalan utama yang dikaji berfokus pada kesenjangan antara tingginya partisipasi kerja perempuan di sektor informal dan belum terwujudnya ketahanan ekonomi rumah tangga secara berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus dan orientasi deskriptif interpretatif. Partisipan penelitian adalah perempuan berumah tangga yang bekerja sebagai buruh harian lepas di Desa Tiyingtali, Kabupaten Karangasem. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi, serta dianalisis secara induktif menggunakan strategi analisis interaktif. Proses analisis diarahkan untuk mengidentifikasi keterkaitan antara kondisi struktural, motivasi ekonomi dan budaya, serta capaian kesejahteraan dan ketahanan ekonomi rumah tangga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan perempuan dalam sektor informal merupakan respons adaptif terhadap keterbatasan pendidikan dan akses kerja formal. Pendapatan perempuan, meskipun tidak tetap, berperan penting dalam pemenuhan kebutuhan dasar dan memperkuat posisi perempuan dalam pengambilan keputusan rumah tangga. Nilai budaya gunakaya memengaruhi motivasi bekerja perempuan dengan memaknai kerja sebagai bentuk tanggung jawab dan harga diri. Kesejahteraan rumah tangga tercapai pada tingkat dasar, namun ketahanan ekonomi belum terwujud akibat ketiadaan tabungan dan tingginya kerentanan terhadap guncangan ekonomi. Temuan ini menegaskan bahwa partisipasi kerja perempuan tidak secara otomatis menghasilkan ketahanan ekonomi tanpa dukungan struktural yang memadai, sehingga memiliki implikasi penting bagi kebijakan pemberdayaan perempuan dan perlindungan pekerja sektor informal.
- Buruh harian lepas
- Kesejahteraan
- Ketahanan ekonomi
- Rumah Tangga

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.