Pengaruh corporate social responsibility dan good corporate governance terhadap nilai perusahaan (studi empiris perusahaan sektor transportasi dan logistik di bursa efek Indonesia periode 2022–2024)
-
Published: May 18, 2026
-
Page: 13-22
Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji apakah Corporate Social Responsibility (CSR) dan praktik Good Corporate Governance (GCG) dapat menjadi sebuah mekanisme untuk meningkatkan nilai perusahaan pada sektor transportasi dan logistik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama tahun 2022, 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data panel seimbang (balanced panel) berjumlah 34 perusahaan (N = 102 observasi) yang dipilih dengan metode purposive sampling. Analisis dilakukan dengan regresi data panel, dan pemilihan model berdasarkan Uji Chow dan Uji Hausman yang menunjukkan Fixed Effect Model (FEM) sebagai model terbaik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan manajerial berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan (β = 0, 3931; p = 0, 045), sesuai dengan prediksi teori keagenan. Namun, untuk variabel CSR, komite audit, komisaris independen, dan dewan direksi berpengaruh positif tetapi tidak signifikan. Secara simultan, model FEM juga signifikan (F = 4, 416; p < 0, 001) dengan nilai Adjusted R2 sebesar 0, 4187. Adapun alasan mengapa CSR dan mekanisme GCG formal tidak signifikan adalah karena disclosure cenderung lebih berorientasi pada kepatuhan, dominasi struktur kepemilikan yang beragam, serta keterbatasan periode observasi yang awal pascapandemi. Hasil ini memberikan kontribusi pada perkembangan teori keagenan, dengan relevansi untuk studi di pasar modal berkembang. Selain itu, juga memberikan implikasi untuk regulator dan manajemen perusahaan transportasi Indonesia.
- Corporate Social Responsibility
- Good Corporate Governance
- Nilai Perusahaan
- Kepemilikan Manajerial
- Sektor Transportasi dan Logistik

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.